Tampilkan postingan dengan label Semoga hari ini kita bisa mengambil pelajarannya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semoga hari ini kita bisa mengambil pelajarannya. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Maret 2009

Contribution of Animal Protein And it’s Phenomena in Indonesian People

http://dagingsusutelur.blogspot.com/
Presented By : Tita MR (Formulation)

Someone’s intelligence or way of thinking is not merely determined by genetic factor. Until now, many theories explained, besides the genetic, quality of nutritious consumption has a big influence for intelligence level. Supported with good health status and stimulation, genetic factor only affects 20 – 30 % of the other factors.
Intelligence have a correlation with the brain which consist of 1000 billions of neuron (nerve cells). Animal protein has a dominant portion in brain quality because of the Fe content which contribute to improve the concentration of thinking. As we know that Fe is a constituent of Haemoglobin (Hb) which transfered nutrition and Oksigen in our body, include our brain.
Vitamin B12 in animal protein also contribute to transportation capasity of Hb in our body.
Beside of the two components which contribute to the intelligence, the protein quality of animal protein (egg, milk, meat) is good enough better than vegetable protein to support our body growth.


Unfortunately, Indonesia’s people consumtion of animal protein is still low. Based on UNDP Dec 18nd 2008, the rank of Indonesia’s Human Development Index is 109th . HDI is the standard level of nation quality that is published by UNDP. Even when it compared to Thailand (81), Malaysia (63), Singapore (28), and Vietnam (114), Indonesia’s rank is low.

According to FAO database on 2006, the Indonesia people’s animal protein consumption compared to the other country :
Meat Consumption
Country (kg/kapita/yr)
Indonesia 4.5
Malaysia 38.5
Thailand 14
Philipina 8.5
Singapore 28

Egg Consumption
Country (egg/kapita/yr)
Indonesia 67
Thailand 93
China 304

Milk Consumption
Country (kg/kapita/yr)
Indonesia 7
Malaysia 20
USA 100

Let's change our habits....We should eat not only to fulfill our appetite, but we eat to fulfill our body's requirement.....
Complete our daily's diet with egg, meat (fish/white or red meat) and milk everyday.......
Bravo Peternakan Indonesia....
Let we build our nation's intelligence, start from now, from us and our family....
I love you Indonesia's Generations........

Source : Trobos, Juli 2008, Infovet Ed 173, Desember 2008

HATI SELUAS SAMUDRA……


Entah kenapa terkadang hati begitu sesak dengan perasaan sedih, kecewa, marah dan perasaan negative lainnya………….
Entah kenapa terkadang hati tiba-tiba menjadi senang, lega, damai dan ikhlas seolah olah tiada batas……………
Entah kenapa terkadang rasa cinta seolah begitu dahsyat, membuat hati kecewa dan marah jika kita kehilangannya……
Entah kenapa terkadang rasa iri, benci, marah membuat hati sakit seolah tidak ada obatnya………

Hati………
Terkadang aku kurang membuatmu selalu penuh dengan cinta kasih….
Terkadang aku kurang melatihmu tentang arti keikhlasan………
Terkadang aku kurang melatihmu untuk bisa memaafkan………
Terkadang aku kurang melatihmu untuk lebih menyuarakan apa katamu….

Hati………
Aku ingin selalu membuatmu bersih……..
Aku ingin selalu membuatmu tegar …....
Aku ingin selalu membuatmu bersinar…..
Aku ingin selalu menguatkanmu…..

Ya, karena Aku ingin membuatmu menjadi seluas samudra……..
Hati yang tiada batas dalam memberi……..
Hati yang tiada batas untuk memaafkan……
Hati yang tiada batas untuk menerima dan mensyukuri segalanya dariNYA……
Hatiku….jadilah lentera yang selalu menyuarakan kebaikan dan kebenaran……..
Hati Seluas Samudera …..Pilihanku………

Senin, 09 Maret 2009

A NEW PERSONALITY FOR A NEW LIFE


A NEW PERSONALITY FOR A NEW LIFE
(We ‘re in the process to do this…..)

By : Tita “Lucky”

Especially I dedicate it to : My Twin sisters
(Whatever that happened in our life, please believe in The Miracle)
Tau maksudku kan dik…………….??...I love both of you forever ……


Ada satu kata yang akhir-akhir ini sering aku ucapkan berusaha aku realisasikan dalam seluruh aspek kehidupanku……………
………….….PERUBAHAN………

Jujur saja, aku semakin berniat untuk melakukannya sejak di awal tahun ini bukan saja karena aku merasa belum berbuat banyak untuk orang2 terdekatku, tapi juga karena terinspirasi oleh statement seorang motivator handal Indonesia yang menjadi favoritku……..

Intinya seperti ini : “ Seorang Pribadi Yang Baru, Layak Mendapatkan Hal-hal Baru “ dan “ Kita Akan Mendapatkan Apa yang Kita Inginkan, Jika Kita Mau Melakukan Apa Saja Untuk Mewujudkannya”……….

Maka menjadi Pribadi Baru, menjadi pilihanku……….
Pribadi yang bisa dengan tulus memaafkan kesalahan dan kekurangan orang lain……
Pribadi yang menerima segala sesuatu dariNya, dan mengikhlaskan segala sesuatu yang mungkin bukan terbaik bagi kita….meski kita sengat menyayanginya……….
Pribadi yang melihat setiap episode kehidupan sebagai pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan kebahagiaan yang lebih besar dalam hidupnya……….
Pribadi yang terus belajar dan memperbaiki diri untuk bisa lebih banyak memberi untuk orang-orang yang kita sayangi…………..

Jangan takut untuk berubah, karena jika kita mampu mewujudkannya, kita akan merasakan menjadi pemenang dalam kehidupan……..
Menjadi pemenang terhadap rasa marah, iri, dengki dan kemalasan yang membuat kita menyakiti diri dan orang lain………..
Jadilah Pemenang …….dimulai .dengan mengalahkan hal-hal yang tidak baik dari diri kita sendiri……….

Jumat, 20 Februari 2009

A lesson From Money......

KISAH INSPIRASI DARI email TEMENKU : KIKY.....thanks...i miss you....

Rp.1000 VS Rp.100,000Konon, uang seribu dan seratus ribu memiliki asal-usul yang sama tapimengalami nasib yang berbeda. Keduanya sama-sama dicetak di PERURIdengan bahan dan alat-alat yang oke.Pertama kali keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu sama-samabagus, berkilau, bersih, harum dan menarik..Namun tiga bulan setelah keluar dari PERURI, uang seribu dan seratusribubertemu kembali di dompet seseorang dalam kondisi yang berbeda. Uangseratus ribu berkata pada uang seribu :"Ya, ampiiiuunnnn. ...........darimana saja kamu, kawan? Baru tiga bulan kita berpisah, koq kamu udahlusuh banget? Kumal, kotor, lecet dan...... bau! Padahal waktu kitasama-sama keluar dari PERURI, kita sama-sama keren kan ..... Ada apadenganmu?"Uang seribu menatap uang seratus ribu yang masih keren dengan perasaannelangsa. Sambil mengenang perjalanannya, uang seribu berkata :"Ya, beginilah nasibku , kawan. Sejak kita keluar dari PERURI, hanyatigahari saya berada di dompet yang bersih dan bagus. Hari berikutnya sayasudah pindah ke dompet tukang sayur yang kumal. Dari dompet tukangsayur,saya beralih ke kantong plastik tukang ayam. Plastiknya basah, penuhdengan darah dan taik ayam.Besoknya lagi, aku dilempar ke plastik seorang pengamen, dari pengamensebentar aku nyaman di laci tukang warteg. Dari laci tukang warteg sayaberpindah ke kantong tukang nasi uduk, dari sana saya hijrah ke'baluang'(pren : tau kan baluang...?) Inang-inang.Begitulah perjalananku dari hari ke hari. Itu makanya saya bau, kumal,lusuh,karena sering dilipat-lipat, digulung-gulung, diremas-remas. ......."Uang seratus ribu mendengarkan dengan prihatin.: "Wah, sedih sekaliperjalananmu, kawan! Berbeda sekali dengan pengalamanku. Kalau aku ya,sejak kita keluar dari PERURI itu, aku disimpan di dompet kulit yangbagusdan harum.Setelah itu aku pindah ke dompet seorang wanita cantik. Hmmm...dompetnyaharum sekali. Setelah dari sana , aku lalu berpindah-pindah,kadang-kadangaku ada di hotel berbintang 5, masuk ke restoran mewah, ke showroommobilmewah, di tempat arisan Ibu-ibu pejabat, dan di tas selebritis. Pokoknyaaku selalu berada di tempat yangbagus. Jarang deh aku di tempat yang kamu ceritakan itu. Dan...... akujarang lho ketemu sama teman-temanmu. "Uang seribu terdiam sejenak. Dia menarik nafas lega, katanya :"Ya. Nasib kita memang berbeda. Kamu selalu berada di tempat yangnyaman.Tapi ada satu hal yang selalu membuat saya senang dan bangga daripadakamu!""Apa itu?" uang seratus ribu penasaran."Aku sering bertemu teman-temanku di kotak-kotak amal di mesjid atau ditempat-tempat ibadah lain. Hampir setiap minggu aku mampir ditempat-tempat itu. Jarang banget tuh aku melihat kamu disana....."
What is the lesson?
- Menurutku segala sesuatu, meskipun nilainya kecil tapi akan bernilai besar jika dapat bermanfaat untuk sesuatu yang besar....dan sebaliknya, seuatu yang kelihatannya bernilai besar tidak akan punya nilai sama sekali jika tidak dapat dimanfaatkan untuk tujuan yang mulia....
- jangan pernah melihat sesuatu dari tampilannya saja, tapi liatlah dari hasil yang dapat dicapainya.........
- Semoga segala sesuatu baik itu bernilai kecil atau besar yang sudah kita miliki sekarang, bisa berkembang menjadi berlipat2 lebih banyak asal kita mau membagi n mengembangkannya utk hal2 yang bermanfaat utk orang lain....
semoga menginspirasi